Rusia Diduga Sebagai Pelaku Serangan Siber yang Lumpuhkan Heathrow dan Bandara Eropa Lain

Serangan siber melanda banyak bandara di Eropa. Foto/X/@gbrao100

London, 20 September 2025 — Sarangan siber melumpuhkan sistem check-in di Bandara Heathrow, Inggris, serta beberapa bandara lain di Eropa. Ratusan penerbangan mengalami keterlambatan, sementara ribuan penumpang dipaksa melakukan proses manual.

Kepala Operasional Heathrow, Michael O’Connor, membenarkan insiden tersebut.

“Sistem digital kami tiba-tiba mati total pada Minggu malam. Kami harus kembali menggunakan metode manual agar layanan tetap berjalan. Kondisi ini jelas mengganggu penumpang, tapi prioritas kami adalah keselamatan,” ujarnya, Senin (20/9).

Pihak Collins Aerospace, penyedia sistem Muse yang digunakan Heathrow, juga memberikan keterangan resmi.

“Dampak utama ada pada check-in dan bagasi elektronik. Kami sudah menurunkan tim darurat untuk memperbaiki gangguan ini,” kata juru bicara Collins Aerospace.

Sementara itu, Kementerian Transportasi Inggris menyebut serangan ini memiliki pola mirip dengan serangan siber sebelumnya yang dituding berasal dari Rusia.

“Investigasi awal mengarah pada dugaan keterlibatan kelompok peretas yang berbasis di Rusia. Namun, kami masih mengumpulkan bukti teknis untuk memastikan hal ini,” kata Menteri Transportasi Inggris, Sarah Mitchell.

Akibat serangan, antrean panjang mengular di terminal keberangkatan. Seorang penumpang bernama James Carter mengaku frustrasi karena penerbangannya ke Berlin tertunda lebih dari empat jam.

“Ini sangat melelahkan. Kami bahkan harus mengisi formulir manual untuk check-in. Rasanya seperti kembali ke era 90-an,” ungkapnya.

Post a Comment

0 Comments